Showing posts with label Wirausaha. Show all posts
Showing posts with label Wirausaha. Show all posts

Memahami Cara Berwirausaha-3


Memahami Cara Berwirausaha-3


Salam jumpa sobat seputar kita.


Artikel kali ini adalah lanjutan dari;
Memahami Cara Berwirausaha-1
Dan


yang merupakan artikel terakhir. Harapan saya dengan terbitnya artikel ini akan membantu atau membuka cara pandang teman- teman sekalian guna memciptakan lapangan kerja bagi diri sendiri hingga mungkin dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain

Apapun yang akan kita lakukan tentunya harus didasari dengan niat, tekat, ketekunan, serta keuletan, dan hal yang tidak akan boleh kita tinggalkan adalah ibadah lalu berdo'a tak lupa sedekah.

Baiklah, topik kali terakhir adalah membahas mengenai model, kegunaan, cara, sasaran dari bisnis.

Mari kita simak bahasan kali ini


Apa Itu Bisnis Model Canvas?



Business Model Canvas (BMC) merupakan alat yang membantu kita untuk merancang bentuk usaha yang kita bangun.

Apa Kegunaan Bisnis Model Canvas?



Ada beberapa keuntungan yang didapat ketika kita membuat BMC, yaitu:

Menerjemahkan hal-hal yang ada di kepala kita menjadi sesuatu yang lebih terlihat. Memandu dalam memikirkan elemen-elemen usaha yang harus kita miliki.

Bagaimana Cara Membuatnya?



Business Model Canvas memiliki format tersendiri, dan yang perlu kita lakukan adalah mengisi sembilan bagian yang ada di dalam format tersebut. Value proposition (nilai lebih yang ditawarkan). Apa produk dan jasa yang kita tawarkan kepada pembeli, yang membedakan kita dengan usaha yang lain? Key partners (mitra utama). Siapa saja yang menjadi mitra utama kita dan apa peran mereka di dalam kemitraan tersebut? Key activities (aktivitas utama). Aktivitas utama apa yang diperlukan untuk menciptakan produk dan jasa kita? Key resources (sumber daya utama). Sumber daya apa yang diperlukan untuk menciptakan value proposition, dan yang mendukung usaha untuk tetap berjalan? Customer relationship (hubungan pelanggan). Hubungan seperti apa yang akan dibangun dengan pembeli? Apakah akan melalui komunitas yang dibentuk, satu orang penghubung untuk setiap pembeli, swalayan atau yang lain? Channel (saluran). Bagaimana produk dan jasa kita akan sampai ke pembeli? Customer segments (segmen pelanggan). Siapa yang ditargetkan menjadi pelanggan kita? Cost structure (struktur biaya). Biaya-biaya terpenting dan terbesar apa yang muncul untuk menghasilkan produk dan jasa kita? Apa yang menjadi biaya tetap dan biaya variabelnya? Apakah biaya akan mempengaruhi harga atau tidak? Revenue stream (Arus penerimaan). Bagaimana usaha kita akan memperoleh pendapatan dari tiap segmen konsumen?

Rencana Usaha



Jika Business Model Canvas merupakan alat visual yang membantu kita untuk memikirkan bentuk usaha yang kita bangun, rencana usaha merupakan dokumen tertulis yang menggambarkan secara lebih sistematis rencana usaha kita dan bagaimana kita akan mencapainya.

Manfaat Rencana Usaha



Alat untuk mencari dana dari orang yang mau meminjamkan modal usaha. Pedoman untuk mempertajam rencana-rencana yang diharapkan. Alat untuk memonitor usaha yang akan dilaksanakan atau sedang berjalan.

Pendanaan



Tabungan adalah salah satu sumber pendanaan usaha awal kita, dan jika tabungan tidak cukup untuk mendanai aktivitas awal, ada banyak pilihan yang bisa dipertimbangkan: Bantuan dari pemerintah. Pemerintah Indonesia akhir tahun lalu melalui Lembaga Permodalan Kewirausahaan Pemuda (LPKP) memberikan bantuan modal kepada wirausaha muda pemula yang ingin memulai usaha. Selain modal, wirausaha muda juga akan mendapatkan pelatihan manajemen usaha. Kredit usaha kecil. Kebanyakan lembaga keuangan, seperti Credit Union, Koperasi dan Bank memiliki paket kredit usaha kecil yang bisa diakses oleh nasabah atau anggotanya. Paketnya berbeda dari satu lembaga ke lembaga yang lain. Bandingkanlah paket setiap lembaga dan lihat apakah sesuai dengan kondisi keuangan kita. Uang muka pemesanan produk atau jasa. Jika produk atau jasa yang kita tawarkan sudah ditunggu banyak calon pembeli, modal dapat dikumpulkan dari uang muka pemesanan. Crowdfund (Dana bersama). Crowdfund merupakan pendanaan secara kolektif yang sedang ramai di internet. Beberapa orang akan mengumpulkan dana untuk mendanai aktivitas organisasi atau perseorangan yang mereka dukung, dan organisasi atau individu yang didukung akan memberikan sesuatu sebagai bentuk ucapan terima kasih.

Pemasaran



Untuk apa pemasaran?



Pemasaran membuat calon pembeli sadar akan produk dan jasa kita sehingga penjualan Anda memiliki peluang untuk meningkat!

Konsep dalam pemasaran



Banyak teori dalam pemasaran tapi semua berfokus pada hal berikut: Bagaimana mengetahui kebutuhan pembeli barang/pengguna jasa. Membuat barang dan jasa yang memenuhi kebutuhan tersebut lebih baik dari pesaing kita, dan Melakukan berbagai upaya agar pembeli memiliki akses pada informasi dan produk yang kita buat.

Bagaimana cara melakukannya?


Perencanaan pemasaran



Banyak teori dalam pemasaran tapi semua berfokus pada hal berikut: Bagaimana mengetahui kebutuhan pembeli barang/pengguna jasa. Membuat barang dan jasa yang memenuhi kebutuhan tersebut lebih baik dari pesaing kita, dan Melakukan berbagai upaya agar pembeli memiliki akses pada informasi dan produk yang kita buat.

Sumber: wira

Memahami Cara Berwirausaha-2

Memahami Cara Berwirausaha-2


Pada kesempatan sebelumnya, yaitu Memahami Cara Berwirausaha-1 telah dijelaskan bahwa mendapatkan ide baru untuk memulai suatu usaha, misalkan membuat tempe tetapi bukan tempe biasa melainkan tempe organik atau membuat kripik udang misalnya, dengan dua kali proses pengolahan pengeringan sehingga menghasilkan cita rasa "kriuk" yang "kress" manja di lidah.

RISET PASAR

Riset Pasar


√ Apa yang dimaksud dengan riset pasar?


Riset pasar adalah upaya pengumpulan informasi mengenai usaha yang akan kita masuki. Lingkup riset pasar meliputi informasi pembeli, pesaing kita. Informasi yang kita cari tentang apa yang diinginkan oleh pembeli, bagaimana cara mendapatkannya tentang produk- produk tertentu. Hal yang membuat mereka mau atau enggan membeli produk tertentu, bagaimana dengan produk pesaing kita, cara pelayanan.

√ Apa gunanya riset pasar?


Gunanya riset pasar adalah bertujuan mengetahui apa yang diinginkan penvguna dari produk yang kita miliki sehingga produk kita bisa memenuhi harapan calon pembeli kita agar dapat dimanfaatkan secara terus menerus, selain itu riset pasar dapat menghindarkan dari resiko yang kita duka serta dapat menemukan ide peluang baru.

√ Bagaimana melakukan riset pasar?


Cara melakukan riset pasar, yang pertama yaitu;

  1. Tentukan hal apa yang ingin kita ketahui. Misalnya berapa banyak dan seberapa besar orang atau kelompok yang sadar akan kesehatan dan memiliki kebutuhan khusus? Apakah orang mengetahui tentang produksi kedelai? Berapa orang berani membayarnya.
  2. Setelah menyusun pertanyaan- pertanyaan dapatkan jawaban dari pertanyaan- pertanyaan tersebut. Anda dapat melakukannya dengan berbagai cara, misalnya melalui media sosial facebook, twitter, website dan sejenisnya atau melalui perantara. Buat "Kuisioner" bila perlu. Contoh pertanyaan sebagai berikut; Di mana orang mendapatkan keinginannya, seberapa besar orang menginginkannya, sejauh mana orang memahami produk yang diinginkannya, apa manfaat dari produk yang diinginkannya, dan seberapa banyak orang menginginkannya.
  3. Setelah mendapatkan semua pertanyaan, bagaimana cara menyebarkannya? Lakukan promo melalui media sosial tentang produk kita seperti contoh berikut ini MYMI Wonder Patch Belly Wing

Nah, sampai disini dulu perjumpaan kita, dan bertemu lagi dalam
Memahami Cara Berwirausaha-3
pada kesempatan yang akan datang.


Memahami Cara Berwirausaha-1



Memahami Cara Berwirausaha-1

Sebelum kita melangkah ke pokok bahasan tentang judul artikel ini sebaiknya kita memahami terlebih dahulu apa yang di maksud dengan "Berwirausaha".

Berwirausaha berasal dari kata "Wirausaha" yang artinya usaha sendiri sedangkan kata imbuhan "Ber" diartikan melakukan, jadi Berwirausaha adalah melakukan usaha sendiri, membuka usaha sendiri. Namun Berwirausaha merupakan proses menemukan hal- hal baru baik berupa produk, pasar, jasa, prosedur, maupun bahan baku.

Mengapa berwirausaha?








Saat ini mendapatkan lapangan pekerjaan sangat sulit sekali, Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan;

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Februari 2017 sebesar 5,33 persen, mengalami penurunan sebesar 0,28 persen poin dibanding Agustus 2016 dan turun sebesar 0,17 persen poin dibanding Februari 2016.

Membaca kutipan tersebut maka langkah yang bijaksana tentunya bila kita membuka lapangan kerja sendiri dan bila memungkinkan untuk orang lain.

Karakter Wirausahawan

Membangun usaha tidaklah mudah, berikut adalah karakter umum yang dimiliki seorang wirausahawan.
Keberanian untuk menanggung resiko. Hal terutama yang membedakan seorang wirausahawan dengan yang lain adalah karena mereka berani untuk menanggung risiko untuk membangun usahanya mulai dari bawah. Wirausahawan mau memberikan waktu dan uangnya di kala kesuksesan baru akan dirasakan beberapa waktu ke depan.
Pantang menyerah. Membangun usaha tidaklah mudah, segala hal tidak selalu berjalan sesuai rencana. Mencoba dan selalu akan mencoba hingga berhasil adalah salah satu karakter utama seorang wirausahawan.
Inovatif & kreatif. Mencoba terus tidak berarti melakukan hal yang sama secara sama secara terus menerus. Wirausahawan mempelajari secara cermat hal-hal apa yang harus diperbaiki dari pengalaman yang telah terjadi dan mampu mengubah masalah menjadi solusi! Untuk mampu melakukan itu, seorang wirausahawan harus memiliki kemampuan untuk membaca kondisi dan berinovasi (menciptakan cara baru dalam melakukan sesuatu atau menciptakan produk baru yang memiliki nilai tambah).
Kemampuan untuk mengelola sumber-sumber yang ada.Memulai usaha dari bawah berarti memulai segalanya dengan sumber daya yang apa adanya. Tanpa kemampuan untuk mengelola sumber daya yang ada secara baik, usaha yang dirintis tidak akan bertahan lama.

Wirausahawan yang sukses = Berpikir kreatif + Perhitungan yang cermat + Aksi!

Bagaimana menemukan ide usaha?








Temukan ide yang baru

Semua ide usaha dimulai dari satu pertanyaan: hal-hal apa saja yang bisa kita buat lebih baik? Semua jawaban dari pertanyaan ini merupakan ide usaha kita.
Untuk membuat pencarian ide menjadi lebih mudah, maka perlu untuk:
Buat daftar masalah. Catat hal-hal yang kita temui sehari-hari yang membuat kita kesal atau yang menurut kita perludibuat lebih baik.
Bayangkan hal-hal apa yang kita dapat lakukan untukmembuat hal-hal yang mengesalkan terselesaikan atau lebih baik.
Pelajari usaha lain. Lihat bagaimana strategi mereka untuk menjawab permasalahan yang ada.

Ingat! Sesuatu yang baru terjadi setiap saat, ini terjadi karena perubahan situasi kependudukan, pengetahuan atau teknologi baru, perubahan persepsi atau yang lainnya. Karena itu selalu ada kesempatan untuk membangun usaha yang baru dan berbeda dari yang lain. Misalnya dengan adanya handphone, kita bisa membuat warung handphone untuk melayani kebutuhan komunikasi tetangga kita yang tidak memiliki handphone.

Setelah kita mendapatkan ide, ayo ungkapkan ide kita itu secara singkat dengan mengisi (tanda kurung) berikut: Saya menyediakan (nama produk kita) untuk (target konsumen kita). Contoh: Saya menyediakan (tempe dari kedelai organik) untuk (orang yang memahami kesehatan dan berkebutuhan khusus).

(Sumber wira-BPS)

Featured Post

Pengecatan Lantai - Cara Mudah Mendapatkan Tampilan Baru untuk Ruangan Anda

Apakah Anda sedang merasa bosan dengan tampilan lantai ruangan di rumah Anda? Sudah mencoba berbagai macam dekorasi, tetapi teta...